Total Auto Mania

IATS - Sahkan Kepengurusan dan Tetapkan Standar Seatmaker

Monday, 27 February 2017 14:14 Written by 
Rate this item
(0 votes)

Bogor, Totalautomania.com - Berawal dari inisiatif pribadi untuk membangun kesadaran akan kemajuan dan perbaikan usaha di bidang kerajinan berbasis jahit (trimmer) Oscar Widjaya memulai sharing dan mengumpulkan teman seprofesi, dan terbentuklan IATS. Satu tahun sudah berlalu, IATS mulai mengagas wacana positif seputar interior kendaraan yang menjadi ceruk mereka. Hingga muncul komitmen untung bergabung dan semakin solid sehingga hari ini, terbentuklah organisasi yang telah disahkan dan berbadan hukum yaitu IATS.

Akhirnya cita-cita membangun organisasi terwujud dan terbukti dengan hadirnya 30 para anggota dari berbagai wilayah.“Alhamdulillah berkat kesungguhan dan kerjasama semua pihak IATS terwujud dan telah diformalkan. Saatnya para trimmer bergabung untuk menciptakan peluang yang terbaik di daerahnya masing-masing,” ujarnya membuka wawancara. Saat ini IATS dipimpin langsung oleh Oscar Widjaja dengan rancangan program kerja yang akan ditetapkan bersama-sama. Acara ini berlangsung di Royal Tulip, Gunung Geulis Bogor selama tiga hari 22-24 Februari 2017.

Ketetapan IATS pun terwujud menyusul sosialisasi kepada seluruh ‘pengrajin jok’ yang ada di daerah masing-masing. Oscar menjelaskan anggotaan IATS sudah ditetapkan namun masih terbuka kepada anggota yang belum bergabung. “Kami memang bukan mengejar volume namun masih terbuka bagi anggota yang akan bergabung dan sesegera mungkin setelah acara ini selesai ketetapan yang dihasilkan akan segera disosialisasikan kepada seatmaker lain,” tambahnya.  Oscar menggaris bawahi kesepakatan yang dibahas di IATS harus ditindaklanjuti dan dilaksanakan secara konsekwen. Mengingat kemajuan organisasi ada di tangan anggota.

Oscar mengharapkan setelah IATS ini seluruh anggota dapat berperan secara maksimal didukung oleh pengurus yang ditunjuk saat ini, apalagi sudah terbentuknya AD/ART kepengurusan. “Semuanya kami rancang dalam AD/ART sebagai pilar dan semuanya telah sepakat,” jelasnya. Oscar juga menjelaskan dalam pertemuan IATS dibahas mengenai standard an aturan main menganai standar material, pemilihan material pendukung dan teknis pemasangan dan lain-lain. Para anggota juga ikut terlibat merumuskan dan memberi masukan.

Untungnya IATS ini tidak hanya sebagai wadah perkumpulan namun juga menjadi komunikasi yang solid baik secara aspirasi keanggotaan maupun persaoalan lainnya seperti masalah hukum, dukungan fasilitas, jaringan serta informasi supplier material yang tepat. “Kita bahas semua ini untuk kepentingan bersama, kalau perlu secara detail supaya kita memiliki standar,”ujarnya demokratis dan seraya mendemokan detail jok merk Wollsdrof miliknya. Wajar para peserta pun antusias dan bayak yang menyampaikan masukan.

“Saya senang ikut IATS ini dan baru pertama kali bergabung,” ujar Mulyadi dari Infinni leather seat asal Jakarta. Peserta lain yang tidak mau ketinggalan hadir yaitu Angel, Autosound, C3, Masterpiece, Sforza, Autodevie, Lederwerk, Juno, Vinnci, Maestro, Pineskin, Vertue, JF Car, Classic, Autosound dan lain-lain. Mereka pun datang membawa hasil untuk disebarkan ke wilayah asal mereka seperti Lampung, Banjarmasin, Semarang, Tangerang, Bekasi, Menado, Bandung, Aceh dan Jakarta.  

Up Grade Material

Saat berlangsung hari kedua pembahasan penting mulai mengemuka tentang material dimana Oscar menyarankan untuk memilih bahan yang baik dan dapat dibeli secara murah. “Saya berinisiatif untuk membeli bersama-sama dan memilih produk mana yang kita perlu sehingga lebih efisien dan ekonomis,” terangnya. Cara ini diharapkan Oscara supaya terjadi keseragaman dan standard dan merubah dari kebiasaan lama ke arah yang lebih efisien dan produktif. “Tentu upgrade material ini harus dilihat dari sisi positifnya dulu. Namun juga harus disepakati mengenai supply dan harganya. Makanya kita bahas bersama-sama,” ujarnya lagi.

Oscar selaku pengusaha jok pun merasa terpanggil untuk membantu menyuarakannya ke principle atau supplier bahan.“Para anggota IATS ini sebagai penyedia jasa, kita akan melakukan yang terbaik dan bisa input ke supplier atau penyedia bahan, material mana yang perlu diupgrade. Kalau perlu ke pabrik mana yang perlu diproduksi dan itu harus didukung supaya pabrik juga berbenah,” ujar supplier merk Wollsdorf Leather dan Alcantara ini lagi.

Dari rangkaian IATS ini diharapkan bermuara pada tujuan bersama dan menciptakan peluang pasar yang positif di tingkat lokal, domestik maupaun mancanegara. “Kita  mengharapkan semua maju supaya Indonesia dipandang oleh negara luar, jangan terjadi sebaliknya yaitu perebutan saingan sesame profesi,” ujarnya semangat. Material lain yang ikut dibahas diantaranya bahan baku busa, benang, jarum, lem berikut teknik penjahitan dan pemasangan yang direkomendasikan. (Ade)

Read 189 times Last modified on Monday, 27 February 2017 14:15
Login to post comments

garansi gif

You are here: Home News IATS - Sahkan Kepengurusan dan Tetapkan Standar Seatmaker